Yakin Sudah Terapkan Cara Mengajari Anak Menulis Yang Tepat?

Written by Dagum on July 5, 2020 in Beberapa langkah untuk menjadi orangtua yang sigap with no comments.

Mama Papa dapat mengenalkan huruf dan angka ketika anak berusia lima belas bulan dan bila dirasa anak telah siap. Namun, apabila Mama Papa merasa si kecil belum siap, sebaiknya Mama Papa perlu bersabar dan tidak perlu khawatir. Sebab, beberapa anak baru bisa mengucapkan huruf dan angka ketika ia menginjak usia empat tahun.

Banyak orang yang memperkenalkan huruf besar terlebih dahulu karena mudah dikenali oleh anak. Cara tersebut bisa membuat anak mengalami kesulitan ketika ia mulai membaca buku yang disiplin dalam hal tata bahasa. Kalau kamu masih merasa sangat sulit untuk memahami pelajaran Matematika, kamu bisa membuat ringkasan materi. Caranya, kamu dapat menulis dengan berbagai macam warna atau kamu dapat mempercantik catatan kamu dengan hal yang kamu sukai.

Anak pada tahap ini cenderung sangat sulit untuk memahami orang lain. Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar hubungan orangtua dan anak yang sehat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Bahkan untuk hal-hal sesederhana pakaian mana yang akan dikenakan pun, biarkan anak memilih.

Dengan lingkungan yang dipenuhi berbagai huruf dan kata-kata ini, Bunda bisa mengajak Si Kecil untuk aktif melihat dan mengucapkan kata yang ia lihat. Caranya, jika melihat huruf atau kata, tanyakan pada Si Kecil bagaimana suara dari huruf yang ia lihat atau bagaimana cara membaca kata yang ia lihat. Misal, saat melihat poster bertuliskan “kamar” di depan pintu kamar tidurnya, Bunda bisa menunjuk kata tersebut dan membacanya serta meminta Si Kecil mengulang kata-kata yang Bunda ucapkan. Kemudian di hari-hari berikutnya, tunjuk lagi kata tersebut dan minta Si Kecil untuk membacakannya. Saat membacakan buku, Bunda juga bisa menstimulasi kecerdasan Si Kecil dengan memberikan pertanyaan yang berhubungan dengan kata atau gambar di dalam buku tersebut.

Membuat anak mudah mengerti

Dengan sekolah, anak bisa melatih dirinya untuk bisa mengikuti petunjuk yang diberikan. Hal ini akan memicu kemampuan anak dalam membaca, mendengarkan, meningkatkan ketelitian dan rasa waspada terhadap kesalahan yang mungkin terjadi. Lakukanlah ilustrasi latihan bersekolah ketika Anda bersama buah hati untuk mempersiapkan mental mereka dalam sekolah. Jika anak sudah kenal dan hafal huruf kecil maka ajarkanlah huruf besar atau huruf kapital.

Seharusnya anak mendengarkan dan mendapatkan semangat dari orangtuanya agar kerja kerasnya dalam mempelajari sesuatu menjadi tidak sia-sia dan anak pun merasa dihargai oleh orangtua. Struktur belajar yang bisa diterapkan contohnya adalah menerapkan pola disiplin pada anak, misalnya membuat jadwal belajar. Dengan jadwal belajar yang sudah terbentuk maka, baik anak dan orangtua sebenarnya sama-sama belajar untuk disiplin. Pada saat waktu belajar tiba, anak harus belajar dan orangtua juga ikut mendampingi proses belajar anak.

Tahapan perkembangan yang dicapai satu anak tidak dapat dibandingkan dengan anak lainnya. Tips lain yang bisa dilakukan supaya anak nurut dengan orang tua adalah usahakan agar selalu ‘satu suara’ dengan pasangan. Ketika Ayah dan Ibu kompak dalam mendidik dan memberikan aturan pada anak, si kecil akan lebih mudah untuk mematuhi. Orang tua yang dapat selalu hadir dan membersamai anak merupakan orang tua yang didambakan oleh anak. Oleh karena itu, hindari distraksi gadget atau televisi saat bermain dengan anak. Jika anak merasa nyaman dengan orang tua dan lingkungan yang tercipta, maka anak akan cenderung lebih patuh terhadap perintah orang tua.

Lambat laun anak akan mengikuti hal tersebut dan akhirnya, ia akan paham seperti apa nilai sila kedua dalam kehidupan sehari-hari. Mengajari anak tentu harus dimulai dengan sederhana dan tidak membuat anak kebingungan, bukan? Untuk belajar alfabet, anak harus bisa membedakan huruf kapital dan huruf kecil serta memahami urutan alfabet dari A sampai Z dengan jelas. Produk ini menawarkan desain yang simpel sehingga anak Anda tidak akan kebingungan. Anda bisa meletakkan alat belajar alfabet dengan desain yang membuat anak tertarik meski tidak sedang bersama Anda. Agar anak Anda berinisiatif belajar sendiri, sangat direkomendasikan untuk memilih alat yang dapat disentuh dan dimainkan.

Tak hanya mengajar di depan kelas hingga bel berbunyi, apalagi saat sedang mengajarkan topik yang cukup penting atau rumit. Guru harus meluangkan waktu untuk berkeliling menjawab pertanyaan murid saat mereka sedang belajar secara mandiri, maupun berkelompok. Cara ini memungkinkan guru dapat memberikan instruksi secara personal dan dapat secara khusus membantu siswa yang masih bingung dengan materi tertentu. Saat belajar ini anak akan menghadapi tantangan demi tantangan yang harus ia lewati.

Comments are closed.