Penyebab Anak Susah Makan Dan Cara Mengatasinya

Written by Dagum on June 16, 2020 in Beberapa langkah untuk menjadi orangtua yang sigap with no comments.

Justru hal ini akan membuat kandungan nutrisi sulit diserap tubuh. Selain itu, Mama juga bisa memberikan makanan dingin yang berasal dari lemari pendingin. Rasa tak nyaman yang membuat bayi susah makan akan berkurang ketika ia mendapati makanan dengan suhu dingin di dalam mulutnya.

Bukankah keputusan terbaik untuk masalah kesehatan anak ada pada dokter anak, maka cobalah melakukan konsultasi kepada dokter. Untuk menjaga agar suasana makan tetap kondusif, hindari distraksi yang terlalu banyak. Sejatinya, makan bisa menjadi kesempatan untuk mempererat bonding antara ibu dan bayi. Sesekali, ibu perlu memberikan kesempatan kepada bayi untuk memutuskan jenis makanan yang dipilihnya. Jangan terlalu memaksakan keinginan karena hal ini justru akan membuat bayi semakin enggan untuk membuka mulut. Gunakan metode sedikit tetapi sering supaya nutrisi yang dibutuhkan bayi tetap tercukupi.

Bagaimana cara untuk mengatasi anak yang susah makan

Tidak cuma Mama, anak bayi juga bisa kehilangan nafsu makan ketika sedang radang tenggorokan. Radang tenggorokan ini disebabkan oleh infeksi virus yang juga bisa menurunkan nafsu makan anak. Paling tidak berikut ini beberapa penyebab tersering dan solusi cara mengatasi anak yang susah makan. Solopos.com, SOLO — Tak perlu galau atau pun sedih untuk menghadapi maupun mengatasi anak yang susah makan.

Mulai sekarang, sebaiknya batasi jumlah air yang boleh anak minum selama makan sebagai cara mengatasi anak susah makan. Salah satu alasan anak susah makan adalah karena porsi yang terlalu banyak, sementara di sisi lain dia dituntut menghabiskan. Akibatnya, si kecil pun jadi enggan setiap jam makan datang kecuali dalam keadaan benar-benar lapar.

Misalnya dengan tidak membiasakan makan sambil bermain gadget. Keadaan rumah yang tidak kondusif dan orang tua yang terlalu sibuk juga dapat menyebabkan anak rewel saat memilih makanan. Tiap anak memiliki kesukaan dan ketidaksukaan yang berbeda-beda, Moms. Saat anak membuat kesalahan yang disengaja maupun tidak, jangan langsung memarahinya dan menghukumnya. Jika Anda terlalu sering menerapkan hukuman pada anak, bukan tidak mungkin sang anak akan mengalami stress yang berakibat kehilangan nafsu makan.

Dengan begitu anak pun akan lebih mudah dalam memakan makanannya. Suasana makan yang riang dan menyenangkan akan membangkitkan gairah dan selera makan anak. Bentuklah kebiasaan rutin untuk makan bersama dengan anak agar ia bisa mencontoh langsung perilaku positif dari orang tua di meja makan. Saat si kecil melahap makanannya, berikan komentar positif diselingi tawa dan tepuk tangan agar ia lebih semangat. Boleh juga Anda selingi cerita tentang manfaat sayuran atau lauk yang ia makan.

Hidangkan makanan dengan peralatan makan warna-warni atau bergambar karakter favoritnya. Jangan bosan untuk terus berusaha sabar menghadapi anak yang sedang susah makan. Ketika Anda sabar, Anda akan mampu mencari solusi terbaik untuk mengatasinya. Ide untuk membuat kreasi-kreasi makanan kesukaan anak pasti muncul. Misalnya, menyajikan makanan dengan bentuk karakter superhero favorit anak, atau membuat sajian nasi dengan bentuk berbeda seperti dibentuk bola-bola lalu digoreng renyah.

Sebagai cara mengatasi anak susah makan, coba cegah anak untuk ngemil terlalu banyak yang bikin dia merasa terlalu kenyang untuk makan. Bestmom.id, Tangerang – Moms, pernahkah Anda mengalami momen di mana si kecil sulit untuk makan? Setiap kali waktunya makan, anak-anak mulai berlari atau merengek menolak untuk makan.

Banyak orang tua yang memaksa anaknya untuk makan makanan yang telah disediakan. Bila anak Anda menolak menyantap makanan yang Anda tawarkan, cobalah bersikap tenang dan tidak memaksanya. Anda bisa menanyakan kenapa ia tidak mau makan dan coba berikan alternatif lain. Bila Anda terus memaksa anak makan makanan yang tidak ia sukai itu bisa meninggalkan kesan buruk tentang makanan di benaknya. Jadi berikan ia makanan sedikit demi sedikit agar ia tidak bosan dan bisa menikmati menu makanannya.

Misalnya anak hanya ingin makan nasi dengan telur mata sapi saja selama berhari-hari. Ibu juga harus ingat kalau susu adalah makanan pelengkap ketika bayi sudah berusia 6 bulan. Pemberian susu tidak menjamin tubuh bayi mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang. Kalau ibu terlanjur memberinya susu dan bayi jadi kenyang, ajak dia beraktivitas untuk membuat rasa lapar kembali muncul. Anak usia sekolah lebih banyak membutuhkan energi dibanding usia balita, karena aktifitasnya semakin banyak, baik di rumah maupun di sekolah. Sebaiknya anak dibiasakan sarapan sebelum berangkat sekolah, karena sarapan tersebut bermanfaat untuk membantu konsentrasi belajarnya.

Comments are closed.