Cara Mengendalikan Emosi Anak 2 Tahun Agar Tak Mudah Mengamuk

Written by Dagum on June 18, 2020 in Beberapa langkah untuk menjadi orangtua yang sigap with no comments.

Namun apabila dalam proses ini ada yang keliru atau proses pengajaran yang kurang tepat makan akan berdampak buruk dimasa yang akan datang, anak menjadi sulit untuk mengontrol emosi negatifnya. Perasaan terkejut dan rasa takut merupakan pemicu utama emosi orang tua ketika anaknya melakukan sesuatu yang membahayakan. Ya, tentu saja bunda akan spontan berteriak bahkan bisa sampai memukul atau mencubit ketika si kecil melakukan kesalahan. Tapi perlu diingat bahwa setiap bentakan atau amarah dari orang tua mampu membunuh lebih dari 10 milyar sel otak sekaligus dan anak menjadi trauma bahkan menjadi tidak percaya diri di kemudian hari. Teori sosial kognitif mengatakan bahwa anak tidak hanya belajar dari apa yang mereka dengar dan baca, namun juga dari apa yang mereka observasi. Untuk mengajarkan penguasaan emosi pada anak, orang tua terlebih dahulu perlu menjadi teladan untuk mencontohkan kecerdasan emosi yang konstruktif.

Peringatan ini akan membuat anak bersiap-siap sehingga lebih mudah menghentikannya. Jika ingin menjatuhi hukuman sebaiknya berikan yang sifatnya mendidik. Misalnya, kalau anak membantah orangtua jam bermainnya akan dipotong. Namun, waspadai jika ternyata yang Anda rasakan bukan sekadar perubahan emosi, melainkan pertanda depresi.

Dengan melihat respon dari orangtuanya yang tidak ikut marah membuat anak merasa marahnya menjadi tidak dipedulikan. Dan ternyata sikap tenang ini dapat menjadi senjata untuk membuat anak berpikir marah kembali. Karena menurutnya percuma saja marah karena orang tua tidak menanggapi kemarahannya. Semakin tenang kamu berbicara, maka semakin mudah juga kamu menenangkan perasaan serta menahan emosi. Dan sebaliknya, jika kamu menggunakan kata makian atau membentak anak, maka semakin naik juga emosi dalam dirimu. Semakin sering dilatih, kamu bisa menguasai diri dan membuat anak mengerti bahwa perilakunya salah.

Untuk lebih lanjut di bawah ini diuraikan sejarah pendidikan Islam pra kenabian yang mulai dengan pembahasan secara berurutan sesuai waktu kejadian/peristiwa. Di atas telah dibahasdua hal yang berkaitan tentang dimensi-dimensi pendidikan, guna melihat bagaimana konsep pen­didikan sebagai pengalaman belajar.Dari studi kritis itu dapat memberikangambaran lebih luas tentangpembelajaran/pendidikan. Inti dari penelaahan itu untuk mendudukkan konsep apakah telah terjadi pendidikan sebelum kenabian Muhammad saw. Sehingga dengan aktifitas-aktifitas Muhammad saw tersebut bisa dimasukkan ke dalam sejarah pendidikan Islam.

Cara  mengkontrol emosi kepada anak

Keluarga terkenal sebagai pendidik di kalangan Istana adalah keluarga al-Barmakh di istana khalifah Abbasiyah. Munculnya pendidikan rendah di istana untuk anak-anak para pejabat didasarkan atas pemikiran bahwa pendidikan itu harus bersifat menyiapkan peserta didik agar mampu melaksanakan tugas-tugasnya setelah dewasa. Untuk itu, keluarga raja dan pejabat istana lainya berusaha mempersiapkan anak-anaknya sejak kecil dengan memperkenalkan tugas-tugas serta lingkungan kerjanya di masa depan. Proses pendidikan Islam terjadi di toko buku dan perpustakaan dengan lingkaran diskusi dan Sanggar Sastra.

Comments are closed.