7 Cara Jitu Menangani Customer Marah

Written by Dagum on February 22, 2021 in LIP with no comments.

Anda harus bisa mengendalikan emosi ketika “diserang’ dan berusahalah untuk menjadi professional dan tetap tenang. Menangani pelanggan yang marah tidaklah mudah, tapi pasti akan terjadi dalam bisnis retail. Jika Anda berhasil menyelesaikannya, situasi yang tidak nyaman itu bisa berbalik menguntungkan perusahaan Anda. Tapi percaya deh, walaupun emosi mendidih, cobalah untuk tanggapi dengan positif dalam menghadapi keluhan apapun yang diberikan pelanggan. Karena bagaimana pun keluhan yang diberikan pelanggan itu juga memiliki tujuan yang baik untuk kemajuan usahamu juga. Dampak peringkat ini tentu juga bisa didapatkan langsung bila kamu menjual produk di e-commerce.

Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh sebuah perusahaan dengan mengadakan seminar. Dalam seminar tersebut para karyawan akan dibekali mengenai menghadapi pelanggan dengan sifat yang berbeda beda. Adakan juga tempat untuk para karyawan bertanya mengenai pelanggan yang baru ditemui saat praktek dan karyawan tersebut merasa bingung menghadapinya. Terkadang ada pelanggan yang memperlakukan kita sebagai orang yang rendah.

Bagaimana cara menangani pelanggan dengan tenang

Perbedaannya, ia bisa mengatasi masalah dengan baik aJtau justru semakin terbenam bersama masalah tersebut. Maka dari itu, atur jadwal kamu lebih baik agar tidak membuang waktumu sia-sia. “Dalam situasi darurat, jika cara kerja kita masih mengandalkan situasi regular, maka akan sangat lambat,” ujar Erwan. Risdi menjelaskan pelatihan yang diadakan selama dua hari ini membahas tentang cara pengoperasian peralatan pengisian meliputi penggunaan dispenser dan nozzle. SPBU ini menyediakan bahan bakar minyak untuk memenuhi kebutuhan BBM bagi masyarakat luas. Di Indonesia, ada empat distributor menjual produknya di SPBU, antara lain Pertamina , AKR , Shell , dan Total .

Dengan begitu perusahaan dan para pekerja di maskapai dapat terus memperbaiki pelayanan yang diberikan terhadap pelanggan, sehingga akan minim komplain. Artikel tersebut sangat tepat,dengan adanya pembekalan untuk menghadapi pelanggan agar tidak direndahkan dan saling menghormati. Memang pelanggan adalah raja tetapi tidak bertingkah seperti mereka lah diatas. Meskipun pelanggan sedang kecewa, ingatlah bahwa ini masih dalam rangka penjualan. Mereka melakukan pembelian dan Anda punya uang mereka, jadi pastikan tanggapan Anda adalah tepat waktu dan hormat.

Membantu buyer memang hal yang benar, tapi jika Anda secara sembrono mengikuti tuntutan mereka maka itu merupakan hal yang salah. Pertanyaan Socratic dapat digunakan untuk para customer atau diri Anda sendiri, karena akan membantu Anda untuk mendapatkan sumber dari pesoalan ini. Salah jika Anda berasumsi bahwa hanya karena seseorang berperilaku liar, argumen mereka tidak memiliki manfaat.

Jangan lupa untuk segera meminta maaf atas ketidaknyamanan yang telah disebabkan oleh kesalahan tersebut. Katakanlah pula bahwa kamu akan mengatasi kesalahan tersebut pada waktu yang ditentukan. Kamu tidak setuju begitu saja terhadap apa yang dikatakan pelanggan, tetapi tetap bisa menghargai perasaan mereka. Tidak jarang dari kita akan menghadapi pelanggan yang sedang emosi ketika menyampaikan keluhannya.

Namun jika kamu mulai merasa mendapatkan terlalu banyak informasi, beristirahatlah sejenak dari HP-mu. Untuk urusan relasi sosial, senyum yang tulus bisa membuat seseorang lebih disukai, lebih menarik, cerdas dan bisa dipercaya. Dalam menghadapinya, penjual hendaknya memperhatikan suasana hatinya dan melayani bercakap-cakap jika pelanggan menghendakinya, serta menghindari perdebatan atau bersikap konfrontasi. Pelanggan dengan bentuk tubuh, badan bulat, agak pendek, dan muka atau wajahnya bulat lebar. Pelanggan tipe ini pada umumnya bersifat ramah, suka berbicara, tenang dan suka humor.

Menempatkan diri sebagai orang awam atau pemula akan mencegah Anda dari menilai pelanggan atas situasi dan keluhan yang mereka hadapi. Tidak ada seorang pun yang bisa mengendalikan perilaku orang lain sesuai dengan kehenaknya. Namun berita baiknya, Anda dapat mempengaruhi cara pelanggan merespon Anda hingga taraf tertentu. Penanganan keluhan yang tidak tepat sangat merugikan lantaran membuat pelanggan beralih ke kompetitor sambil menceritakan pengalaman buruk mereka berbisnis dengan Anda. Data dari Help Scout menunjukkan bahwa sembilan dari sepuluh kali kesempatan, seorang pelanggan akan tetap melakukan pembelian dari bisnis Anda walau Anda baru saja melakukan kesalahan. Kata para ahli, empati mempunyai tiga dimensi yaitu akses, komunikasi, dan memahami pelanggan.

Tidak ada yang salah disini, karena pada dasarnya setiap orang memiliki level kepuasan yang berbeda-beda. Namun yang perlu diingat, me-review komplain pelanggan ini sangat penting. Berikut adalah dua tingkat untuk menangani keluhan pelanggan secara efektif.

Anda mungkin sudah memberikan solusi untuk pelanggan seperti di poin #3, namun komplain tetap perlu di-closing kembali untuk memastikan bahwa customer benar- benar sudah puas dan terbantu. Jika Anda menjual produk berkualitas kurang baik atau di bawah standar, pelanggan akan kecewa dan berhenti membeli dari Anda. Biarkan pelanggan tahu bahwa Anda siap mengambil alih permasalahan, bahkan jika permasalahan berada di luar kendali Anda. Ambil alih situasi dan biarkan pelanggan tahu apa yang akan Anda lakukan untuk memecahkan masalah mereka. Cara seperti ini terbukti bisa membuat pelanggan dapat menerima tawaran solusi yang kamu atau karyawanmu berikan. Berikan tim Anda cara yang terbaik yaitu dengan membuat notice Kakek Merah dari komplain yang bermanfaat, dan Anda bisa tenang karena Anda akan mendengarkan tentang mereka.

Comments are closed.